KITAB KUNING? LIBAS!

September182013

oleh razzangeran Walang

 

 


“Kang! Padahal kukira belajarku sudah nggetu gak karu-karuan… tapi kok belum juga bisa membaca kitab kuning kosongan?”

“Bagaimana sih cara cepat biar kita bisa membaca kitab kuning dengan lancar?”

“Kok sulit sekali ya membaca kitab gundulan? Padahal sudah belajar nahwu shorof bertahun-tahun?”

Diantara pembaca pernah ada yang mendengar keluhan-keluhan seperti diatas? Lalu bagaimana dengan sampeyan sendiri? Apakah juga merasakan hal yang sama? Merasa kesulitan untuk membaca kitab kuning tanpa harokat?

Sebenarnya membaca kitab kosongan tidak terlalu sulit. Cukup dengan 3 bekal saja kita sudah bisa. Yaitu:

1.       Al Ajurumiyah (nahwu)

2.       Tashrifan (Shorof)

3.       Kamus

Gus Ma`sum Lirboyo (pendiri PN) pernah menceritakan, kalau kyai Mad Jipang (JIPANG: ngajinya gampang) hanya dengan modal Jurumiyah dan tashrifan beliau bisa membaca kitab Fathul Wahab kosongan.

Nah. Kalau sampeyan sudah faham Jurumiyah, sudah hafal Tashrifan kok masih belum bisa membaca kitab gundul, berarti ada yang salah dengan sistem belajar yang sampeyan pakai.

Mbah Aziz Manshur Pacul Gowang punya kiat yang sangat ampuh. Kalau ini dipraktekkan dalam beberapa bulan, sampeyan akan dengan mudah membaca kitab kosongan. Sampeyan akan sangat semangat nderes Bajuri, Kifayatul Akhyar, I`anatut Tholibin yang 4 jilid sampai Majmu` An Nawawi yang belasan jilid.

Caranya gampang:

1.       Ikuti pengaosan kitab-kitab kecil.

2.       Maknaisendiri kitab yang akan sampeyan pakai sebisa sampeyan dengan bekal Jurumiyah, Tashrifan dan kamus.

3.       Ketika ngaji jangan dimaknani, tapi cocokkan makna sampeyan dengan makna yang disampaikan Kyai atau Ustadz sampeyan.

4.       Kalau cocok berarti ada kemajuan. Kalau belum, koreksi lagi di kamar. Kenapa makna atau tarkib sampeyan tidak sama dengan yang disampaikan Kyai atau Ustadz sampeyan?

5.       Kalau sudah biasa maknai dan narkib sendiri, biasakan membaca kitab-kitab kosongan tanpa dampingan guru.

6.       Bila menemukan lafadz yang sulit, jangan putus asa. Tandai saja. Mungkin termasuk kata yang jarang dipakai. Atau mungkin juga salah cetak, bandingkan dengan naskah yang lain.

7.       Biar lebih yakin dengan kemampuan sampeyan, silahkan membacanya dengan disema`kang-kang atau mbak-mbak senior (sorogan).

8.       Hanya dalam beberapa bulan sampeyan sudah jadi kutu kitab dan kecanduan muthola`ah,seperti orang yang kecanduan rokok. Orang lain terganggu dengan asapnyatapi dia tetap LANJUTKAN!

9.       Sekarang hiburan sampeyan bukan lagi nyanyi-nyanyi di barat pondok ataupun ngerumpi di depan kamar, tapi nderes dan nderes. Dan sampeyan akan lebih kerasan di pondok. 

10.    Dan sampeyan punya hobi baru. Mengoleksi kitab kuning dari berbagai fan.

Bagaimana? Tertarik mencoba?

Dalam waktu singkat sampeyanyang sebelumnya hanya bisa melihat teman-temansampeyan berangkat mengikuti seleksi MQK, sekarangsampeyansudah bisa menjadi salah satu dari mereka.

Dalam waktu sebentar sampeyanyang sebelumnyahanya menjadi pendengar setia dalam forum musyawaroh, sekarangsampeyan bisa ikut membantai musyawir yang lain.

al ajru bi qodrit ta`ab” . Hasil sesuai dengan usahayang dijalani. Semakin keras usaha sampeyan maka semakin mantap hasil yang akan sampeyan peroleh. Jadi, semua tetap kembali pada diri sampeyan sendiri. Mau apa tidak?

“Kalau tentang belajar dan menghafal dengan cepat bagaimanakang kiat-kiatnya?”

“Iya, kang… aku sangat kesulitan menghafal untuk setoran….”

Kalau ada kesempatan akan kita bicarakan lain waktu saja. Sekarang sampeyan coba yang ini dulu. Alon-alon seng penting kelakon. Oke!

AL CHARISH… FOYA!

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

7 tanggapan untuk "KITAB KUNING? LIBAS!"

Santri ndablegs pada 09:02, 18-Sep-13

Aku biasa nggandeng Arab gundul,tuch di kampung Arab...biggrin

alya pada 09:22, 18-Sep-13

jek pancet angel, kang!
hehe

dul gembuk pada 09:26, 18-Sep-13

benar, kan!

biggrin

cukup dengan 3itu sudah bisa!
biggrin
buktinya aku bisa!

hehehe

nina El Hafidz pada 09:42, 18-Sep-13

Yang sulit itu bukan membacanya, kang. Tapi memahami isinya itu???????????

Kamus segede itu ya kaoan hapal semuanya?!?!?!

ROAD TO HEAVEN JALAN KE SURGA pada 13:17, 19-Sep-13

1. Bisa mbaca dulu, tadarus
2. Tafakkur,
3. Tadabur,
4. Tabayyun

Tuh baru komplet, bisa baca, bisa ngartiin, bisa memahamin, bisa ngamalin...

Dah joosss deh.. Buka sithik juga masalah..

kang kholil pada 22:44, 19-Sep-13

suiip pokok-man!

evil

kang kholil pada 22:44, 19-Sep-13

suiip pokok-man!

evil

Langganan komentar: [RSS] [Atom]

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)

 
Kembali ke Atas